RSS

Liburan ke Tanjung Saleh

12 Apr

Benar-benar ngak di sangka dan tanpa rencana.. Kemaren hari mingu tanggal 11 April 2010 bisa tiba di Tanjung Saleh..sebuah desa yang tidak jauh dari desa Sungai Kakap dimana untuk sampai kesana harus menggunakan kapal motor/motor air, sampan, perahu dan alat transportasi air lainnya. Sebenar nya pada hari itu cuma mau rapat dengan teman-teman membahas masalah kegiatan reuni akbar yang akan dilaksanakan.. eh..setelah selesai rapat sekitar jam 11.30 WIB ada teman yang mengajak pergi ke sana (tanjung saleh) karena tidak ada acara lagi akhirnya diputus kan akan ikut sekalian liburan dan mencari suasana baru….

Adapun nama-nama yang pergi pada hari itu adalah : Etri Purwaningsih, Ana Romdhona, Tarmiji, Mardiyunus, Mawardi, Kusno, Nurdin Nurali, Samiun, tiga orang adik kelasku (Emiliana, Yuliani Ahmad dan Winda Ardiana JS), Agus Salim selaku tuan rumah dan saya sendiri (Juliansyah)..

Setelah selesai rapat membahas acara reuni di SMAN 1 Sungai Kakap, kami pun menuju dermaga sungai kakap tempat berlabuhnya perahu ikan para nelayan, sampan, dan motor-motor air warga sekitar yang digunakan sebagai alat transportasi di sungai atau laut. Sesampainya di dermaga kami tidak langsung berangkat, tetapi menunggu Pak Nurdin (kakak kelas saya dan sekarang menjadi guru di SMAN 1 Sungai Kakap) yang sedang melantik/mengukuhkan anak-anak Paskibra SMP N 1 Sungai Kakap di SMAN 1 Sungai Kakap. Beberapa saat menunggu, akhirnya Pak Nurdin tiba juga di dermaga dengan memakai motor Suzuki Thunder nya yang kemudian diparkir ditempat parkir yang telah disediakan di depan Vihara Kutub Utara (tempat ibadah warga tionghua desa sungai kakap dan sekitar). Setelah membeli beberapa perbekalan (snack, biscuit, dll) di pasar Desa Sungai Kakap yang memang letak nya sangat dekat dengan dermaga, akhir nya kurang lebih jam 12.30 WIB kami pun berangkat menuju Tanjung Saleh dengan memakai motor air kepunyaan Agus Salim.

Dalam perjalanan memakai perahu motor kami bisa melihat tumbuhan mangrove atau tanaman bakau yang ada disepanjang pantai kakap, orang-orang yang memancing ikan atau udang di laut kakap dan biasanya orang-orang tersebut berasal dari kota Pontianak. Tidak hanya itu, dalam perjalanan kami juga melihat beberapa bangunan rumah-rumahan untuk tempat bermalam atau istirahat para nelayan yang menangkap ikan dilaut kakap yang berada ditengah laut yang oleh warga sekitar dinamakan  jermal serta perahu motor lainnya yang melintas berlawanan arah dengan kami.

Setelah kurang lebih 30 menit dalam perjalanan memakai perahu motor, akhirnya kami tiba di Desa Tanjung Saleh tepat nya dirumah kediaman teman kami Agus Salim. Sesampainya di depan rumah, kamipun dipersilahkan masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah kami pun mulai mengobrol, bercerita, bercanda gurau dan bertanya kabar berita sesama teman. Tidak lama setelah mengobrol kami pun disuguhkan es buah melewa dan es kelapa muda yang dibuat oleh ibu nya Agus dan dibantu oleh teman-teman perempuan kami tadi…

Setelah dirasa cukup puas beristirahat dan mengobrolnya, Agus pun mengajak kami ke kebun jagung nya yang tidak terlalu jauh dari rumah nya. Dan akhirnya kami semuapun pergi kekebun jagung tersebut dengan berjalan kaki. Perjalanan ke kebun jagung tersebut, melewati jembatan, beberapa titian di anak sungai, pohon padi yang telah dipanen, rumput-rumput dan semak belukar, beberapa pepohonan yang sengaja ditanam atau pun tidak seperti pohon kelapa, pohon pisang, pohon jambu, pohon sirsak dan beberapa pohon lainnya. Setelah kurang lebih 30 menit berjalan kaki, akhirnya kamipun tiba di tempat yang diingin dituju yaitu kebun jagung. Ternyata daerah kebun jagung punya nya agus itu tidak hanya di tanami jagung tetapi juga pohon dan sayuran yang lainnya seperti pisang, pepaya, kelapa, tebu, ubi, labu, kacang-kacangan dan lain-lainya. Sesampainya dikebun tersebut beberapa teman ada yang beristirahat karena mungkin kecapean sudah lama tidak berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh, ada yang langsung mencari tempat yang bagus untuk berfoto-foto (mau di upload ke facebook…hehe) dan ada juga beberapa teman yang langsung memetik dan memakan buah pepaya yang sudah matang di pohonnya. Saat yang lainnya pada asik, kamipun membagi tugas, saya teman beberapa teman lainnya memanen jagung untuk dibakar sedangkan Agus dan beberapa teman lainya mencari dan menyiapkan tempat untuk membakar jagung. Tempat yang dipilih cukup bagus, berada di dekat pepohonan dan semak belukar yang cukup tinggi dan cukup beberapa langkah saja langsung bisa menikmati pantai lumpur dan laut kakap. Setelah jagung yang dipanen dirasakan cukup, kamipun semuanya pergi ke tempat pembakaran jagung yang telah disediakan. Sambil membakar jagung kami saling bersenda gurau, bercerita tentang kesibukan yang telah dilakukan, dan mendengarkan musik yang di putar lewat handphone nya milik nya Pak Nurdin serta menikmati angin sepoy-sepoy dan suasana pantai lumpur Tanjung Saleh. Selain itu ada juga yang sibuk jepret-jepret diri sendiri untuk di upload ke facebook…(narsis ya..)..hehe…

Tidak terasa hari semakin sore dan waktu telah menunjukan pukul 16.30 WIB. Akhirnya kamipun membereskan tempat dan bersiap pulang menuju kerumah Agus lagi. Sebelum pulang beberapa teman memetik jagung lagi untuk dibawa kerumah masing-masing sebagai oleh-oleh. Karena merasa haus, ditengah perjalanan pulang agus mengambilkan kami kelapa muda. Setelah meminum air kelapa muda tersebut kami langsung melanjutkan perjalanan lagi ke rumah Agus. Setelah tiba dirumah agus kami kembali beristirahat sejenak dan bersiap-siap pulang menuju ke desa Sungai Kakap. Setelah berpamitan dengan keluarga Agus, kurang lebih pukul 17.00 WIB kami pun akhirnya lepas landas (kayak pakai pesawat aja) pulang ke Desa Sungai Kakap. Setelah menempuh kurang lebih 30 menit perjalanan memakai perahu motor akhirnya kami tiba di dermaga desa Sungai Kakap. Kemudian menuju tempat dimana sepeda motor kami parkirkan. Saat semuanya sudah hampir pulang tiba-tiba saja pak Nurdin merasa kehilangan dan sibuk mencari kunci Suzuki Thuder nya. Setelah hampir putus asa mencari dan tidak ketemu akhir nya bertanya ke penjaga parkiran, ternyata kunci motornya ketinggalan tertancap dilubang kunci dan sudah diamankan oleh penjaga parkiran…(huh..belum ja tua..tapi sudah pikun, gimana klo sdh tua…hehe)

Langit diufuk barat sudah mulai memerah menandakan hari akan berganti dari siang menuju malam dan kami pun segera menyalakan kendaraan masing-masing (sepeda motor). Akhirnya kurang lebih pukul 17.40 WIB kamipun berpisah ditempat parkiran menuju ke rumah masing-masing…..

Sekian cerita di hari ini… thanks buat Agus Salim dan keluarga atas kelapa muda, pepaya, jagung bakar, suasana kebun jagung dan pantai serta fasilitas yang lainnya.. buat teman-teman yang lainnya mohon maaf jika ada kata-kata yang salah dan penulisan cerita yang kurang… maklumlah.. hanya coretan….

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 12 April 2010 in Coretanku

 

2 responses to “Liburan ke Tanjung Saleh

  1. dirgita

    13 April 2010 at 2:20 pm

    Keren, pokoknya.
    Hehehehe^^

     
    • juli

      14 April 2010 at 3:50 pm

      hehe….

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: